uCO8uJcd2NOW77jAZ4AbbiNUmGHcS2tFraLMRoIi

Rangkuman Materi Seni Rupa Kelas 6 SD

Prinsip Proporsi, Menggambar Tumbuhan, dan Ragam Hias Nusantara

Pelajaran seni rupa di kelas 6 SD tidak hanya mengajarkan cara menggambar, tetapi juga melatih kepekaan terhadap bentuk, ukuran, keindahan, dan budaya. Salah satu materi penting yang dipelajari adalah prinsip proporsi dalam menggambar tumbuhan serta pengenalan ragam hias Jepara dan Cirebon sebagai kekayaan seni Nusantara.

Artikel ini merangkum materi secara lengkap, ringan dipahami, dan cocok sebagai bahan belajar mandiri.


🌿 Prinsip Proporsi dalam Menggambar Objek Tumbuhan

Proporsi adalah prinsip dasar dalam seni rupa yang berkaitan dengan perbandingan ukuran antara satu bagian dengan bagian lain atau dengan keseluruhan objek.

Dalam menggambar tumbuhan, proporsi mencakup:

  • tinggi dan lebar objek

  • besar kecil bagian (daun, bunga, batang, buah)

  • jarak antar unsur gambar

Tujuan proporsi adalah agar objek tetap terlihat wajar, serasi, dan mendekati bentuk aslinya.
Misalnya, pohon yang tinggi tidak seharusnya tergambar pendek, dan daun kecil tidak tampak lebih besar dari batangnya.

Menurut Ching (2007), proporsi membantu menciptakan susunan visual yang tertib dan harmonis. Jika perbandingan ukuran terasa pas, maka objek disebut proporsional.


🔍 Menguraikan dan Mengevaluasi Proporsi dalam Gambar

Dalam satu objek tumbuhan terdapat banyak unsur yang saling melengkapi: daun, batang, ranting, bunga, dan buah. Prinsip proporsi berperan sebagai penghubung antara keteraturan dan keberagaman sehingga gambar tampak indah secara menyeluruh.

Proporsi juga digunakan untuk:

  • menilai kesesuaian bentuk

  • mengevaluasi keseimbangan ukuran

  • memperbaiki kesalahan gambar

Melalui proporsi, siswa belajar bahwa keindahan bukan hanya soal warna, tetapi juga keselarasan ukuran.


✏️ Menggambar Tumbuhan dengan Memperhatikan Proporsi

Setiap tumbuhan memiliki karakter bentuk yang berbeda. Mawar, melati, dan kamboja, misalnya, tidak bisa digambar dengan pola yang sama.

Contoh langkah menggambar bunga kamboja:

  1. Membuat lingkaran sebagai pola dasar

  2. Menggambar kelopak dengan tepi bergelombang

  3. Menghapus pola dan memberi warna sesuai aslinya

Contoh langkah menggambar bunga mawar:

  1. Membuat sketsa dasar

  2. Menentukan titik pusat

  3. Menggambar kelopak secara bertahap

  4. Mewarnai agar terlihat hidup

Alat dan bahan menggambar:

  • Pensil, krayon, spidol, pensil warna

  • Kertas gambar / buku gambar

  • Alternatif: arang, kapur, kardus, papan kayu

Langkah umum menggambar tumbuhan:

  1. Membuat sketsa global sesuai bentuk asli

  2. Menambahkan detail (daun, ranting, bunga)

  3. Memberi warna dan arsiran

  4. Finishing dan memberi latar belakang

Dalam menggambar model (misalnya pohon cabai), siswa dianjurkan mengamati langsung objek agar proporsi lebih akurat.


🌺 Ragam Hias Jepara: Motif Tumbuhan yang Dinamis

Ragam hias Jepara terinspirasi dari bentuk tumbuhan menjalar. Ciri khasnya adalah garis lengkung panjang, ujung daun berjumbai, dan hiasan buah kecil.

Ragam hias Jepara terdiri dari:

Motif ini banyak digunakan pada ukiran pintu, ventilasi, dan bangunan tradisional.


☁️ Ragam Hias Cirebon: Perpaduan Tumbuhan, Awan, dan Bukit Karang

Ragam hias Cirebon memiliki ciri khas kuat karena mendapat pengaruh budaya Tiongkok. Motifnya terbagi menjadi:

Ragam hias tumbuhan Cirebon terdiri dari:

Bentuknya cenderung cembung, melengkung, dan menyerupai awan.


🔎 Perbedaan Ragam Hias Jepara dan Cirebon

JeparaCirebon
Bersifat menjalarBersifat menggumpal
Ujung berjumbaiBentuk menyerupai awan
Buah kecil berderetBanyak unsur awan dan karang
Banyak dipakai pada ukiran kayuBanyak dipakai pada ornamen keraton dan batik

Perbandingan ini dapat menjadi inspirasi siswa dalam membuat ragam hias tumbuhan yang proporsional.


Kesimpulan

Materi seni rupa kelas 6 SD mengajarkan bahwa menggambar bukan sekadar meniru bentuk, tetapi memahami proporsi, keindahan, dan makna budaya.

Dengan mempelajari prinsip proporsi dan ragam hias Nusantara, siswa tidak hanya terampil menggambar, tetapi juga belajar:

  • teliti mengamati

  • sabar dalam proses

  • bangga terhadap seni tradisional Indonesia


Related Posts
Newest Older
Sugeng Riyanto
Aktif mengajar di SDN Cipinang Besar Selatan 08 Pagi. Purna PSP3 Kemenpora XXIV. Pernah menjadi sukarelawan UCFOS PK IMM FKIP UHAMKA. Kini tercatat sebagai salah satu guru penggerak angkatan 7. Penulis Buku "Pendidikan Tanpa Sekolah. Suka berpergian kealam bebas, Menulis berbagai jenis artikel.

Related Posts

Post a Comment