uCO8uJcd2NOW77jAZ4AbbiNUmGHcS2tFraLMRoIi

Makna sila Pancasila serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari


Makna Pancasila sebagai dasar negara. Sebagai dasar negara Pancasila memiliki peran penting sebagai sebuah pandangan hidup masyarakat Indonesia. Pancasila adalah sebuah kata yang diambil dari dua kata bahasa sansekerta. Panca dan sila, panca memiliki arti lima dan sila memiliki arti dasar.

Pancasila sebagai pandangan hidup artinya Pancasila dijadikan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan atau penyelesaian dari permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan bernegara maupun bermasyarakat.

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila Pancasila

Pancasila sebagai pandangan hidup tentu memiliki nilai-nilai. Nilai-nilai ini adalah landasan serta acuan kita dalam kelakukan interaksi dalam hidupan baik individu maupun masyarakat. Berikut ini adalah nilai-nilai yang terkandung pada sila Pancasila;

Nilai-nilai yang terkandung pada sila pertama Pancasila

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang mengakui dan menghormati para pemeluk agama. Keberagaman agama sangat terasa dalam kehidupan berbangsa. Hal tersebut terlihat dari berdirinya berbagai rumah ibadah dari berbagai agama.

Indonesia mengakui 6 agama yaitu islam, katolik, protestan, hindu, budha, dan konghucu. Keberagaman agama ini tidak menyebabkan perpecahan. Sejak zaman dahulu hingga sekarang. Hal tersebut tercipta karena adanya sikap tolerasi antara umat beragama.

Tolerasi adalah sikap untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada di sekitar kita. Menerapkan sikap tolerasi antara umat beragama merupakan salah satu pengamalan sila pertama Pancasila.

Sila pertama Pancasila menegaskan bahawa Indonesia adalah negara yang mengakui keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu Indonesia juga menjunjung tinggi moralitas etika luhur yang mengakui keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Sila ini juga mengisyaratkan pada kita bahwa sebagai warga negara yang mengamalkan Pancasila harus bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa. Dan setiap warga negara harus memiliki agama.

Sila pertama Pancasila berbunyi “ketuhanan Yang Maha Esa” memiliki beberapa nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Berikut ini nilai-nilai yang terkandung pada sila pertama Pancasila;

  • Percaya serta bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa.
  • Menjalankan perintah agama dengan baik.
  • Mengakui dan menghormati kepercayaan yang berbeda.
  • Membina kerukunan dalam hidup bermasyarakat.
  • Tidak memaksakan kehendak suatu agama kepada orang lain.
  • Mengembangkan sikap saling menghargai kebebasan menjalankan ibadah sesuai agama yang dianut.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sedapat mungkin mengamalkan nilai-nilai sila pertama Pancasila tersebut. Terutama bagi seorang pemimpin. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang berlandaskan Pancasila. Saling menghormati dan saling bekerja sama antara pemeluk agama dalam menciptakan kehidupan dan yang damain dan sejahtera.

Cermin pengamalan sila pertama Pancasila

  • Tidak menggangu teman yang sedang beribadah.
  • Bekerja sama dalam kelompok tugas sekolah walaupun ada teman satu kelompok yang memiliki perbedaan keyakinan.
  • Mengawali segala kegiatan terutama belajar dengan berdoa.
  • Menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan yang dianut.

Nilai-nilai yang terkandung pada sila kedua Pancasila

Nilai-nilai sila kedua Pancasila sangat penting untuk diamalkan. Terutama apabila kita diamanahkan menjadi seorang pemimpin. Baik pemimpin kelompok, pemimpin kelas dan lain sebagainya. Pemimpin adalah orang yang ditujuk untuk memimpin dan menyatukan anggota yang berbeda-beda untuk dapat bekerja sama menjadi sebuah organisasi yang kompak.

Dalam struktur organisasi pemimpin berada ditingkat tertinggi. Ia bertugas dan bertanggung jawab untuk mengatur para anggota dan menyatukan mereka guna mencapai tujuan bersama. Selain itu pemimpin harus mampu menyelesaikan masalah yang timbul dalam organisasinya.

Untuk itu seorang pemimpin harus mampu mengamalkan sila kedua Pancasila yang berbunyi “kemanusiaan yang adil dan beradab.” Dengan mengamalkan sila tersebut maka segala keputusan dan arahan akan berlandasakan prikemanusiaan yang adil dan beradab.

Pemimpin yang baik menurut Pancasila adalah mempimpin yang berlandaskan prikemanusiaan yang adil dan beradab. Bersikap adil tidak membeda-bedakan anggota atau rakyatnya berdasarkan suku,agama, dan ras. Dengan bersikap adil berarti seorang pemimpin telah mengamalkan sila kedua Pancasila.

Sila kedua ini memiliki makna yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Makna sila kedua Pancasila ini menyatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang beradab. Bangsa yang mengakui dan memperlakukan masyarakatnya sesuai dengan harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Berikut ini nlai-nilai yang terkadung pada sila kedua Pancasila;

  • Berani membela kebenaran dan keadilan.
  • Mengakui persamaan derajat, hak dan kewajiban setiap manusia tanpa membedakan latar belakang suku, budaya, agama dan ras.
  • Mengamalkan dan mengembangkan sikap cinta kasih kepada sesama manusia.
  • Mengembangkan sikap tenggang rasa.
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  • Mengamalkan sikap empati, solidaritas, tenggarasa dalam kehidupan sehari-hari.

Makna sila ketiga Pancasila dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari

Tugas pemimpin adalaha menyatukan. Sebagaimana telah kita bahas sebelumnya bahwa penciptakan persatuan dan kesatuan sangat penting. Selain meciptaknya kerukunan, dengan persatuan dan kesatuan sebuah bangsa akan cepat maju berkembang. Hal itu karena setiap masyarakatnya dapay bekerjsama dengan baik.

Berikut ini nilai-nilai yang terkandung pada sila ketiga Pancasila;

  • Mengutamamkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi.
  • Mengutamakan persatuan dan kesatuan.
  • Memiliki rasa cinta tanah air.
  • Rela berkorban demi kepentingan tanah air, bangsa serta negara.
  • Mengakui dan menghormati keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

Makna sila keempat Pancasila serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari

Sila keempat Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.” Memiliki makna yang sangat tegas yaitu segala proses pengambilan keputusan harus berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat.

Selain makna tersebut, pada sila keempat juga ditegaskan bahwa bangsa Indonesia menganut sistem demokrasi yaitu oleh rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat. Berikut ini nilai-nilai yang terkadung dalam sila keempat Pancasila;

  • Semua warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama.
  • Kepentingan bersama harus diatas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Melakukan prinsip musyawarah mufakat.

Tindakan yang mencerminkan pengamalan sila keempat Pancasila dalam kehidupan sehari-hari;

  • Menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok.
  • Menerima saran dan masukan teman.
  • Memberikan hak suara dalam memilihan ketua kelas.
  • Menerima hasil keputusan bersama dengan ikhlas dan terbuka.

Tujuan dilaksanakan musyawarah;

  • Mencapai mufakat.
  • Mendapat kesepakatan bersama.
  • Mengatasi permasalahan yang muncul.
  • Menciptakan hubungan yang kekeluargaan.
  • Menyelesaian masalah.

Manfaat musyawarah;

  • Tecapainya mufakat.
  • Menghasilkan keputusan yang adil.
  • Penyatukan pendapat yang berbeda.

Makna sila kelima Pancasila dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari

Bunyi sila kelima Pancasila yaitu “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Memiliki arti seluruh masyarakat Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama tanpa membedakan ras, suku, agama dan status sosial.

Penerapan sila kelima dalam kehidupan sehari-hari diantaranya;

  • Menjunjung tinggi prinsip gotong royong dan kekeluargaan.
  • Melaksanakan hak dan tanggung jawab dengan seimbang.
  • Gemar menolong dan bekerja keras.
  • Menghargai hasil karya orang lain.
  • Menjauhi sifat boros.


Related Posts
Sugeng Riyanto
Aktif mengajar di SDN Cipinang Besar Selatan 08 Pagi. Purna PSP3 Kemenpora XXIV. Pernah menjadi sukarelawan UCFOS PK IMM FKIP UHAMKA. Kini tercatat sebagai salah satu guru penggerak angkatan 7. Penulis Buku "Pendidikan Tanpa Sekolah. Suka berpergian kealam bebas, Menulis berbagai jenis artikel.

Related Posts

Post a Comment