uCO8uJcd2NOW77jAZ4AbbiNUmGHcS2tFraLMRoIi

RANGKUMAN BAB 5 IPAS KELAS 6

 


Menjelajahi Bumi dan Antariksa Rotasi, Revolusi, dan Rahasia Tata Surya 

☀️ Bumi, Bulan, dan Matahari: Siapa Sebenarnya yang Bergerak?

Saat kita melihat Matahari terbit dan terbenam, seolah-olah Matahari bergerak mengelilingi Bumi. Padahal, yang sebenarnya bergerak adalah Bumi.

Bumi terus berputar pada porosnya. Gerakan ini disebut rotasi. Satu kali rotasi membutuhkan waktu sekitar 23 jam 56 menit. Karena Bumi berputar dengan kecepatan tetap, kita tidak merasakan pergerakannya.

Selain berotasi, Bumi juga mengelilingi Matahari pada lintasan tetap yang disebut orbit. Gerakan ini dinamakan revolusi. Bumi memerlukan waktu sekitar 365,25 hari untuk satu kali revolusi. Orbit Bumi berbentuk elips (oval).

Bulan pun melakukan dua gerakan, yaitu berotasi dan berevolusi. Bedanya, Bulan berevolusi mengelilingi Bumi, dan bersama Bumi ikut mengelilingi Matahari. Waktu revolusi Bulan sekitar 27–29 hari. Menariknya, waktu rotasi dan revolusi Bulan hampir sama, itulah sebabnya kita selalu melihat sisi Bulan yang sama.


🌌 Gaya Gravitasi di Antariksa

Di Bumi, semua benda akan jatuh ke bawah karena adanya gaya gravitasi Bumi. Pusat gravitasi Bumi berada di inti Bumi sehingga semua benda tertarik ke pusatnya.

Di antariksa, setiap benda langit saling tarik-menarik. Benda yang massanya paling besar memiliki gaya gravitasi paling kuat. Matahari adalah benda dengan gaya gravitasi terbesar di tata surya, sehingga planet-planet tetap mengorbit padanya.


☀️ Mengenal Lebih Dekat Matahari

Matahari adalah bintang terdekat dari Bumi. Matahari berupa bola gas panas yang tersusun dari hidrogen dan helium. Cahaya Matahari menerangi Bumi di siang hari dan panasnya membuat Bumi layak dihuni.

Ukuran Matahari sangat besar sehingga gravitasinya mampu menahan planet-planet agar tetap berada di orbitnya. Matahari juga bergerak, yaitu berotasi dan berevolusi mengelilingi pusat Galaksi Bima Sakti.


🌍 Mengenal Lebih Dekat Planet Bumi

Bumi adalah satu-satunya planet yang diketahui memiliki kehidupan. Sekitar 70% permukaan Bumi tertutup air, dan air inilah yang sangat penting bagi makhluk hidup.

Bumi termasuk planet berbatu, karena tersusun dari batuan dan logam.


🌙 Mengenal Lebih Dekat Bulan

Bulan adalah satelit alami Bumi. Bulan tidak memiliki cahaya sendiri. Cahaya yang kita lihat di malam hari merupakan pantulan cahaya Matahari.

Penampakan Bulan berubah-ubah (sabit, separuh, purnama), bukan karena bentuknya berubah, tetapi karena posisinya terhadap Bumi dan Matahari.


🔄 Dampak Rotasi Bumi

Rotasi Bumi menyebabkan beberapa peristiwa penting, antara lain:

  1. Terjadinya siang dan malam

  2. Gerak semu Matahari (Matahari tampak bergerak dari timur ke barat)

  3. Perbedaan waktu di berbagai wilayah Bumi

Bumi dibagi menjadi 24 zona waktu, karena dalam satu jam Bumi berputar sekitar 15°. Kota Greenwich di Inggris dijadikan acuan waktu dunia.


🌏 Dampak Revolusi Bumi: Mengapa Terjadi Musim?

Sumbu Bumi tidak tegak lurus, tetapi miring. Karena kemiringan inilah, saat Bumi mengelilingi Matahari, setiap wilayah tidak selalu menerima sinar Matahari dalam jumlah yang sama.

Akibatnya, terjadilah pergantian musim:

  • Desember → musim panas di belahan selatan, musim dingin di utara

  • Maret → musim semi di utara, gugur di selatan

  • Juni → musim panas di utara, musim dingin di selatan

  • September → musim gugur di utara, semi di selatan

Daerah khatulistiwa seperti Indonesia hanya mengalami dua musim, yaitu musim hujan dan kemarau.


❄️ Siang dan Malam di Daerah Kutub

Di Kutub Utara dan Selatan, siang bisa berlangsung 6 bulan, dan malam juga bisa 6 bulan. Hal ini terjadi karena posisi kutub sangat condong terhadap Matahari saat Bumi berevolusi.


🗓️ Revolusi dan Kalender

Kalender Masehi berdasarkan revolusi Bumi (365 hari).
Kalender Hijriah berdasarkan revolusi Bulan (354 hari).

Karena jumlah harinya berbeda, tanggal-tanggal penting Islam setiap tahun selalu maju sekitar 11 hari pada kalender Masehi.


🌠 Beragam Benda Langit

  • Bintang: bola gas panas yang memancarkan cahaya sendiri

  • Planet: benda langit yang mengorbit bintang dan tidak bercahaya

  • Bulan (satelit): mengorbit planet

  • Asteroid: batuan kecil yang mengorbit Matahari

  • Meteorid: pecahan asteroid

  • Meteor: meteorid yang terbakar di atmosfer

  • Meteorit: sisa meteor yang jatuh ke Bumi

  • Komet: benda langit berekor dari es dan debu


🌌 Tata Surya dan Galaksi

Tata surya terdiri atas Matahari, delapan planet, satelit, asteroid, dan komet. Tata surya berada di Galaksi Bima Sakti. Selain Bima Sakti, masih ada banyak galaksi lain di alam semesta.


🔴 Penjelajahan Mars

Sejak tahun 1970-an, manusia mengirim rover ke Mars. Rover terkenal antara lain:

Rover membantu ilmuwan menemukan bahwa Mars dulu memiliki air dan berpotensi pernah mendukung kehidupan.


🚀 Teknologi Antariksa dalam Kehidupan Sehari-hari

Teknologi antariksa melahirkan banyak manfaat:

  • Kamera ponsel

  • Satelit komunikasi dan cuaca

  • Alat pemurnian air

  • Alat kesehatan

  • Transportasi modern

  • Sistem navigasi (GPS)


✨ Penutup

Alam semesta sangat luas, teratur, dan penuh misteri. Dengan mempelajari Bumi dan antariksa, kita belajar memahami kehidupan sekaligus menyadari betapa besar kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.


Newest Older
Sugeng Riyanto
Aktif mengajar di SDN Cipinang Besar Selatan 08 Pagi. Purna PSP3 Kemenpora XXIV. Pernah menjadi sukarelawan UCFOS PK IMM FKIP UHAMKA. Kini tercatat sebagai salah satu guru penggerak angkatan 7. Penulis Buku "Pendidikan Tanpa Sekolah. Suka berpergian kealam bebas, Menulis berbagai jenis artikel.

Related Posts

Post a Comment