uCO8uJcd2NOW77jAZ4AbbiNUmGHcS2tFraLMRoIi

Materi TKA Matematika SD SPM Erlangga #1

 

Bilangan Cacah, Operasi Hitung, FPB–KPK, dan Pecahan

Matematika sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Saat berbelanja di minimarket, menghitung uang saku, atau membagi kue dengan teman, kita sebenarnya sedang menggunakan konsep bilangan dan operasi hitung.

Agar lebih memahami, mari kita pelajari materi penting berikut secara bertahap.


🔹 A. Bilangan Cacah sampai 1.000.000

Bilangan cacah adalah kumpulan bilangan yang terdiri dari 0 dan bilangan asli (1, 2, 3, 4, dan seterusnya).
Bilangan cacah digunakan untuk menyatakan banyak benda atau jumlah sesuatu.

💥Contoh dalam kehidupan sehari-hari

  • Jumlah pengunjung pameran: 375.126 orang

  • Harga sebuah tas: Rp250.000


🔹 Membaca dan Menentukan Nilai Tempat Bilangan

Setiap angka dalam bilangan memiliki nilai tempat yang berbeda.

Contoh:
356.388 dibaca tiga ratus lima puluh enam ribu tiga ratus delapan puluh delapan.

Uraiannya:
356.388 = 300.000 + 50.000 + 6.000 + 300 + 80 + 8

Artinya:

  • 3 ratus ribuan = 300.000

  • 5 puluh ribuan = 50.000

  • 6 ribuan = 6.000

  • 3 ratusan = 300

  • 8 puluhan = 80

  • 8 satuan = 8


🔹 Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Cacah

Cara membandingkan bilangan adalah dengan melihat nilai tempat terbesar terlebih dahulu.

💥Contoh

Bandingkan: 425.316 dan 425.136

Ratus ribuan, puluh ribuan, dan ribuan sama.
Ratusannya berbeda: 300 > 100
➡️ 425.316 > 425.136

💥Mengurutkan bilangan

Misalnya:
537.275; 537.840; 536.150; 539.019; 530.900

Urutan dari terbesar:
539.019 – 537.840 – 537.275 – 536.150 – 530.900


🔹 B. Operasi Hitung Bilangan Cacah

💥1. Penjumlahan dan Pengurangan

Penjumlahan dan pengurangan bilangan besar lebih mudah dilakukan dengan cara bersusun.

Contoh:
35.270 + 48.425 = 83.695
74.975 − 42.750 = 32.225


💥2. Perkalian dan Pembagian

Jika dalam soal terdapat beberapa operasi, perkalian dan pembagian dikerjakan terlebih dahulu.

Contoh:

  • 425 − 15 × 9 = 425 − 135 = 290

  • 2.700 × 13 = 35.100

  • 1.152 : 9 = 128


💥3. Operasi Hitung Campuran

Aturan pengerjaan:

  1. Kerjakan yang di dalam tanda kurung terlebih dahulu

  2. Dahulukan perkalian dan pembagian

  3. Penjumlahan dan pengurangan dikerjakan dari kiri ke kanan


🔹 C. Menyelesaikan Masalah Sehari-hari

💥Contoh 1 (Uang belanja)

Ibu membeli 2 kantong minyak goreng.
Ibu membayar Rp50.000 dan menerima kembalian Rp4.000.

Harga 1 kantong:
(50.000 − 4.000) : 2 = 46.000 : 2 = Rp23.000


💥Contoh 2 (Persediaan barang)

Pedagang memiliki 8 dus pensil.
Setiap dus berisi 12 pensil.
Setiap kantong berisi 6 pensil.

Banyak kantong = (8 × 12) : 6 = 96 : 6 = 16 kantong


🔹 D. Faktor, Kelipatan, FPB, dan KPK

💥1. Kelipatan dan Faktor

  • Kelipatan 4: 4, 8, 12, 16, 20, …

  • Faktor 12: 1, 2, 3, 4, 6, 12

Kelipatan persekutuan adalah kelipatan yang sama.
Faktor persekutuan adalah faktor yang sama.


💥2. Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)

FPB adalah faktor terbesar yang sama dari beberapa bilangan.

Contoh:
FPB dari 30, 60, dan 90 = 30


💥3. Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)

KPK adalah kelipatan terkecil yang sama.

Contoh:
KPK dari 30, 42, dan 54 = 1.890

KPK sering digunakan untuk menentukan kejadian yang berulang bersama, seperti jadwal piket atau perawatan.


🔹 E. Pecahan

💥1. Pecahan Senilai

Pecahan senilai adalah pecahan yang nilainya sama meskipun bentuknya berbeda.

Contoh:
2/4 = 4/8 = 1/2


💥2. Mengubah Bentuk Pecahan

Contoh:

  • 3/4 = 0,75 = 75%

  • 1 2/5 = 7/5


💥3. Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan

  • Jika penyebut sama → bandingkan pembilang

  • Jika penyebut berbeda → samakan penyebut (KPK)

  • Desimal dibandingkan dari nilai tempat

Contoh:
0,75 > 0,6
3/4 > 3/5


Penutup

Materi ini membantu siswa memahami:

  • bilangan cacah dan operasinya

  • pemecahan masalah kontekstual

  • konsep FPB dan KPK

  • serta berbagai bentuk pecahan

Semua konsep ini menjadi dasar penting untuk membangun kemampuan numerasi dan logika matematika siswa.


Related Posts
Newest Older
Sugeng Riyanto
Aktif mengajar di SDN Cipinang Besar Selatan 08 Pagi. Purna PSP3 Kemenpora XXIV. Pernah menjadi sukarelawan UCFOS PK IMM FKIP UHAMKA. Kini tercatat sebagai salah satu guru penggerak angkatan 7. Penulis Buku "Pendidikan Tanpa Sekolah. Suka berpergian kealam bebas, Menulis berbagai jenis artikel.

Related Posts

Post a Comment