SOAL SUMATIF
PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 - BAB 1: BELAJAR PANCASILA DENGAN MENYENANGKAN
Nama: __________________________
Kelas: 6 (Enam)
Materi:
Keterhubungan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Kesatuan Utuh, Pengamalan Pancasila
dalam Masyarakat, Analisis Kisah & Komik Praktik Pancasila, serta Program
Pengamalan Pribadi.
Bagian A: Pilihan Ganda
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
- Tokoh proklamator Indonesia, Mohammad Hatta, menegaskan
bahwa lima sila dalam Pancasila merupakan satu kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan. Makna dari pernyataan tersebut adalah...
a.
Setiap sila berdiri sendiri dan dapat diamalkan secara terpisah sesuai
kebutuhan.
b.
Sila pertama adalah satu-satunya sila yang wajib diamalkan dalam kehidupan
berbangsa.
c.
Sila-sila Pancasila saling terkait, berangkaian, dan membentuk satu kesatuan
yang utuh.
d.
Kelima sila Pancasila memiliki urutan kedudukan yang dapat diubah-ubah sesuai
zaman.
- Kedudukan Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa,
dalam kaitannya dengan sila-sila lainnya dalam Pancasila adalah...
a.
Menjadi dasar yang memimpin dan menjiwai pengamalan sila kedua sampai sila
kelima.
b.
Hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan tanpa berkaitan dengan sikap
sosial.
c.
Berdiri sejajar tanpa ada keterkaitan dengan sikap toleransi dan keadilan
sosial.
d.
Menjadi pengganti bagi sila-sila lain jika terjadi perselisihan di masyarakat.
- Pada kisah di SD Persahabatan, Manda dan Memey
menasehati Dewita yang awalnya enggan berteman dan belajar kelompok dengan
Anisa (siswa penyandang disabilitas akibat polio). Penjelasan Manda bahwa "menghormati
sesama ciptaan Tuhan adalah bukti menghormati Sang Pencipta"
menunjukkan hubungan antara...
a.
Sila Pertama (Ketuhanan) dengan Sila Ketiga (Persatuan).
b.
Sila Pertama (Ketuhanan) dengan Sila Kedua (Kemanusiaan).
c.
Sila Ketiga (Persatuan) dengan Sila Keempat (Kerakyatan).
d.
Sila Keempat (Kerakyatan) dengan Sila Kelima (Keadilan).
- Ir. Soekarno dalam pidatonya di sidang BPUPK menyatakan
bahwa "Pancasila digali dari praktik hidup bangsa Indonesia".
Hal ini mengandung arti bahwa...
a.
Nilai-nilai Pancasila diambil dari budaya dan tradisi luar negeri yang modern.
b.
Pancasila diciptakan secara mendadak saat Indonesia mengumumkan kemerdekaan.
c.
Kebiasaan baik dan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia sejak dulu menjadi
sumber lahirnya Pancasila.
d.
Pancasila hanya berlaku untuk tokoh-tokoh pendiri bangsa pada masa perjuangan.
- Bonar, Memey, Pigey, Sedi, dan Indi berkumpul untuk
merencanakan pembuatan wadah ekoenzim dari bahan plastik bekas. Kegiatan
bermusyawarah untuk mengambil keputusan bersama ini merupakan wujud
pengamalan...
a.
Sila Pertama Pancasila c.
Sila Ketiga Pancasila
b.
Sila Kedua Pancasila d.
Sila Keempat Pancasila
- Dalam cerita komik, Sedi sempat berhenti dan berbalik
arah karena takut pada anjing peliharaan adik Pigey. Namun, Bonar
mengingatkan bahwa "kita tidak bekerja sama dengan anjingnya,
melainkan dengan Pigey". Sedi akhirnya mau melanjutkan perjalanan
ke rumah Pigey karena ia menyadari bahwa...
a.
Anjing milik adik Pigey tidak bisa menggigit.
b.
Menjaga komitmen dan kesepakatan kelompok jauh lebih penting daripada
perasaan/ketakutan pribadinya.
c.
Ia dipaksa oleh teman-temannya agar tidak dikeluarkan dari kelompok.
d.
Pigey akan marah jika rumahnya tidak jadi dikunjungi.
- Mengutamakan membeli barang-barang buatan dalam negeri
atau dari pedagang/UMKM di daerah sendiri merupakan wujud pengamalan
Pancasila, khususnya Sila Kelima, karena...
a.
Membantu menjaga toleransi antarumat beragama di daerah.
b.
Mendorong pemerataan ekonomi dan kesejahteraan bersama.
c.
Mencegah terjadinya konflik perbedaan pendapat dalam musyawarah.
d.
Menunjukkan rasa cinta terhadap kebudayaan asing.
- Peribahasa "Berat sama dipikul, ringan sama
dijinjing" sangat erat kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila
karena mengajarkan tentang...
a.
Persaingan antarindividu untuk menjadi yang terbaik.
b.
Kebiasaan bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain.
c.
Kebersamaan, gotong royong, dan persatuan dalam situasi suka maupun duka.
d.
Kebebasan memaksakan kehendak pribadi dalam kelompok.
- Apa yang akan terjadi pada kehidupan bermasyarakat jika
seseorang mengamalkan Sila Ketiga (Persatuan Indonesia) namun
mengabaikan Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab)?
a.
Persatuan akan semakin kokoh karena tidak perlu memikirkan adab.
b.
Persatuan menjadi mudah pecah dan semu karena tidak dilandasi oleh rasa saling
menghormati dan sopan santun.
c.
Masyarakat akan lebih cepat mencapai keadilan sosial yang merata.
d.
Tidak ada dampaknya karena antar-sila tidak saling memengaruhi.
- Sikap guru dan murid di kelas yang memberi kesempatan
kepada semua siswa dari berbagai latar belakang suku, agama, dan kondisi
fisik untuk maju menyampaikan pendapat merupakan contoh penerapan
keterhubungan Pancasila yaitu...
a.
Sila 1 dan Sila 3 saja c.
Sila 1 dan Sila 4 saja
b.
Sila 2, Sila 4, dan Sila 5 d.
Hanya Sila 5
Bagian B: Isian Singkat
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!
1.
Tokoh perumus bangsa yang menyatakan
bahwa kelima sila Pancasila merupakan lima asas yang berkait-kaitan,
berangkaian, dan tidak berdiri sendiri adalah ________.
2.
Kegiatan warga masyarakat yang
bahu-membahu membersihkan lingkungan sekitar secara sukarela tanpa meminta
imbalan merupakan bentuk pengamalan nilai ________.
3.
Ketika Sedi mengalahkan ketakutan
pribadinya demi menjaga kesepakatan bersama kelompoknya untuk mendatangi rumah
Pigey, Sedi telah menerapkan pengamalan Sila ke-________ Pancasila.
4.
Landasan utama yang menjiwai dan memimpin
keempat nilai sila lainnya dalam Pancasila adalah Sila ________.
5.
Sedi, Bonar, Memey, dan Indi tidak
membeda-bedakan Pigey yang merupakan warga baru pindahan di lingkungan mereka.
Sikap ini mencerminkan pengamalan Sila ke-________ Pancasila.
Bagian A (Pilihan Ganda)
1. c
(Sila-sila Pancasila saling terkait, berangkaian, dan membentuk satu kesatuan
yang utuh) Pembahasan: Mohammad Hatta menyatakan bahwa
Pancasila adalah lima asas yang merupakan satu kesatuan utuh, berkait-kaitan,
dan tidak dapat dipisahkan.
2. a
(Menjadi dasar yang memimpin dan menjiwai pengamalan sila kedua sampai sila
kelima) Pembahasan: Sila Ketuhanan Yang Maha Esa berada di
posisi utama yang menjiwai serta menjadi dasar keimanan dalam menjunjung
kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan.
3. b
(Sila Pertama dengan Sila Kedua) Pembahasan: Manda
menjelaskan bahwa menyayangi sesama ciptaan Tuhan (Sila 2) adalah wujud rasa
hormat kepada Tuhan Sang Pencipta (Sila 1).
4. c
(Kebiasaan baik dan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia sejak dulu menjadi
sumber lahirnya Pancasila) Pembahasan: Pidato Ir. Soekarno di
BPUPK menegaskan bahwa nilai Pancasila dipetik dan digali langsung dari akar
kebudayaan serta kebiasaan gotong royong bangsa Indonesia.
5. d
(Sila Keempat Pancasila) Pembahasan: Musyawarah untuk mufakat
dalam merencanakan kegiatan/proyek bersama merupakan ciri utama pengamalan Sila
Keempat.
6. b
(Menjaga komitmen dan kesepakatan kelompok jauh lebih penting daripada
perasaan/ketakutan pribadinya) Pembahasan: Sedi menyadari
pentingnya menjaga kesepakatan bersama (Sila 4) dan persatuan kelompok (Sila 3)
di atas perasaan sukanya secara pribadi.
7. b
(Mendorong pemerataan ekonomi dan kesejahteraan bersama) Pembahasan:
Membeli produk lokal/dalam negeri membantu perekonomian masyarakat sekitar
sehingga tercipta keadilan sosial dan kesejahteraan merata (Sila 5).
8. c
(Kebersamaan, gotong royong, dan persatuan dalam situasi suka maupun duka)
Pembahasan: Peribahasa ini bermakna mengerjakan hal sulit atau mudah
secara bersama-sama melalui semangat gotong royong.
9. b
(Persatuan menjadi mudah pecah dan semu karena tidak dilandasi oleh rasa saling
menghormati dan sopan santun) Pembahasan: Tanpa adab dan rasa
kemanusiaan (Sila 2), persatuan (Sila 3) tidak akan bertahan lama karena akan
terjadi tindakan diskriminasi atau saling merendahkan.
10. b
(Sila 2, Sila 4, dan Sila 5) Pembahasan: Menghargai hak
berteman/berpendapat (Sila 2), melakukan musyawarah kelas (Sila 4), serta
memberikan perlakuan adil tanpa membeda-bedakan (Sila 5).
Bagian B (Isian Singkat)
1. Mohammad
Hatta (Bung Hatta)
2. Gotong
royong
3. Keempat
(dan Sila Ketiga)
4. Pertama
(Ketuhanan Yang Maha Esa)
5. Ketiga
/ Kedua (dapat diterima keduanya: Sila 2 menjunjung
kemanusiaan/kesetaraan, Sila 3 menjaga persatuan tanpa membeda-bedakan latar
belakang)
